Thursday, April 19, 2012

Tribute to Alm. Moedji Arianto

angka 24 itupun habis...
kemarin pagi dimulai dengan angka baru kembali...
sebuah kehidupan yang dipinjamkan harus dikembalikan...
dengan semua sayang yang sedang dan pernah dicurahkan...
sudah dikembalikan...
dengan tenang...

lemas...
tak berdaya...
bukan hanya sendi dan tulang rangka...
bahkan nafas...
mata, dan gumpalan ingatan sisa dari 24 itu...
dan pertamakalinya berharap untuk tidak melihat yang sebenarnya...

firasat itu tidak ada...
hanya kebahagiaan diakhir cerita malam...
persis seperti cerita cinderela dan kawan-kawannya...
sebagai penghantar sebelum beranjak ke alam mimpi...
yang ternyata nyata...

sosok yang tenang itu pernah nyata...
bukan hanya cerita...
senyum dan tawa diantara nafas beratnya...
sampai mimpi yang nyata itu menjemputnya...

aku...kamu...kalian...dan kita semua...
hidup diantara mimpi indahnya...
dan kini hanya do'a yang terbaik...
"semoga Beliau tenang di alam sana bersama SANG PENCIPTA"

amin...

No comments: