Sunday, July 8, 2012

kenyataan itu menyebalkan

kemarin,
bulan itu tidak nyata...
hanya bagian dari gumpalan batu diangkasa...
pantulan cahayanya pun hanya ilusi...
yang dipinjam dari matahari...
tapi...
beberapa pasang mata di bumi ini percaya...
dan itu cukup untuk membuatnya cukup nyata...

tadi...
saat kabut pagi membuka paksa mataku...
tersirat dibenakku senyum nakalmu...
mata beningmu...
dan garis tanganmu yang menyentuh kulit wajahku...
saat itu pula aku terjaga...
dengan sejuta birahi yang terkubur...
dan sempitnya rongga udara didadaku membuatku bertahan...

untuk tidak meludahi mukamu !!!

No comments: